0

Sriwijaya lega bertemu PERSEBAYA

RiE Monday, July 5, 2010




Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin mengaku cukup lega dengan hasil drawing babak delapan besar Piala Indonesia 2010, yang memastikan Laskar Wong Kito menghadapi Persebaya Surabaya
Menurutnya, secara teknis, timnya tidak ada masalah bentrok dengan Persebaya. Baik dari teknis maupun geografis yang dianggapnya cukup menguntungkan karena jaraknya relatif dekat, ketimbang bertemu tim di wilayah Timur seperti Persipura.
"Dengan kondisi drawing seperti sekarang ini, kami yakin melaju ke semi-final dan bahkan merebut gelar juara. Terlebih dengan kondisi Persebaya yang saat ini sedang tersandung masalah sehingga dipastikan tidak bisa maksimal," kata Hendri.
Ditambahkan, upaya mempertahankan trophy juara yang direbut musim lalu ini cukup terbuka dengan kondisi tim yang saat ini terus membaik. Terlebih trophy yang tersisa kali ini tinggal  Piala Indonesia. "Kami berharap mampu memanfaatkan ketidakpastian yang dialami Persebaya terkait status mereka di play-off, yang hingga saat ini belum mendapat kejelasan dari PT Liga Indonesia


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
0

PERSEBAYA Terganggu Sisa Kontrak Pemain

RiE


Konsentrasi Persebaya Surabaya terganggu. Masalah nonteknis bisa menjadi ganjalan Green Force -julukan Persebaya- sebelum berlaga di babak delapan besar Piala Indonesia 2010 dan babak playoff Indonesia Super League (ISL).

Ini disebabkan sisa kontrak pemain belum sepenuhnya dilunasi oleh pengurus. ''Belum ada pembicaraan tentang itu. Tapi, oleh pengurus, semua sisa kontrak tersebut akan dibayar pada Agustus nanti,'' ungkap Mat Halil, salah seorang pemain paling senior Persebaya, kemarin (4/7).

Menurut para pemain, sebesar 25 persen dari total nilai kontrak mereka dibayar di depan. Sedangkan 50 persennya dibayar dalam bentuk gaji bulanan. Sementara itu, sisanya, 25 persen, akan dilunasi sebelum kompetisi berakhir.

Sayang, melihat kondisi tersebut, Rudy William Keltjes tidak bisa berbuat banyak. Pelatih Persebaya itu mengatakan bahwa kontrak pemain adalah urusan individu antara pemain dan manajemen.

''Namun, lain halnya dengan masalah gaji bulanan mereka. Saya bisa menjembatani itu dengan pengurus jika gaji mereka terlambat dibayar,'' ungkap Rudy.

Menurut dia, Persebaya adalah tim profesional. Dengan begitu, semangat dan loyalitas pemain kepada tim juga bergantung pada pembayaran gaji dan sisa kontrak.

''Itu kan hak mereka. Meskipun sedikit, itu sangat memengaruhi kesolidan tim,'' tutur pilar Persebaya pada era 1970-an itu.

Bukan hanya masalah sisa kontrak pemain, Rudy juga mengeluhkan miskinnya perhatian pengurus Persebaya kepada anak asuhnya. Padahal, sambung Rudy, Persebaya tidak serta-merta hanya ditentukan oleh pelatih dan pemain di lapangan.

''Maju dan tidaknya tim ini adalah tanggung jawab seluruh pihak. Jadi, kolektivitas tim adalah yang utama. Namun, bagaimana itu bisa terwujud kalau pengurus jarang sekali mendampingi anak-anak latihan,'' tegas pelatih keturunan Situbondo-Belanda tersebut

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
0

Persebaya Waspadai Sektor Depan Sriwijaya

RiE Thursday, July 1, 2010


Persebaya Surabaya mulai berkonsentrasi ke Piala Indonesia 2010. Anak asuh Rudy William Keltjes tersebut mempersiapkan diri menghadapi lawannya, Sriwijaya FC, pada babak delapan besar nanti.

''Tidak ada masalah, lawan siapa pun kami siap. Namun, saya akui bahwa Siriwijaya adalah tim kuat. Materi pemain yang mereka miliki sangat bagus-bagus. Itu yang membuat kami harus mempersiapkan tim ini lebih matang lagi,'' ungkap Rudy setelah melatih Mat Halil dkk di lapangan Persebaya, Surabaya, kemarin (30/6).

Menurut dia, kekuatan Sriwijaya dalam pentas sepak bola nasional tidak asing lagi. Dengan begitu, pengalaman di Indonesia Super League (ISL) 2009-2010 akan menjadi catatan tersendiri bagi dia untuk meracik timnya lebih baik. Pada ISL 2009-2010, Persebaya takluk dalam dua kali laga. Di kandang sendiri, Persebaya tumbang 0-2 (10/2) dan kalah 1-2 saat bertandang ke Palembang, markas Sriwijaya, (26/1).

''Kolektivitas permainan mereka juga terbukti ampuh, terutama di sektor depan. Beberapa pemain asing yang mereka miliki di sektor tersebut lumayan cepat dan berbahaya. Itu yang harus kami antisipasi dengan baik,'' ujar mantan pelatih PSMS Medan tersebut.

Pemain depan Sriwijaya yang dimaksud Rudy itu adalah Pavel Solomin dan Keith Kayamba Gumbs. Menurut Rudy, kedua pemain tersebut memilki akselerasi tinggi serta naluri golnya sangat baik.

''Tapi, itu tidak masalah. Kami juga memiliki pemain yang tidak kalah hebat. Saya optimistis kami bisa berbuat banyak, asalkan pertandingan nanti dipimpin wasit yang fair,'' imbuh pelatih berdarah Situbondo-Belanda itu.

Rudy juga terus mengasah kemampuan pasukan Green Force, julukan Persebaya, dengan pola 3-4-3. Sebab, dalam laga uji coba melawan Surabaya Muda (SM) Selasa lalu (29/6), banyak pemain yang masih terlihat kaku dengan pola tersebut.

''Meski beberapa pemain bisa menguasai pola itu dengan baik, tidak sedikit yang masih terlihat kaku karena masih terbawa pola permainan lama,'' beber pelatih kelahiran 20 Agustus 1953 itu.

Menurut dia, tim asal Kota Pahlawan, julukan Surabaya, itu masih membutuhkan laga uji coba. ''Paling tidak dua atau tiga kali uji coba lagi, biar para pemain semakin terbiasa dengan pola tersebut sebelum turun ke lapangan. Tapi, itu akan saya bicarakan dengan teman-teman pelatih yang lain,'' sambung bintang Persebaya pada era 1970-an tersebut.


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
0

Jadwal 8 besar piala Indonesia

RiE



15-07-2010 PELITA JAYA vs PERSIPURA
16-07-2010 SRIWIJAYA FC vs PERSEBAYA
17-07-2010 PERSIJA vs PERSIK
18-07-2010 AREMA vs PERSIB
19-07-2010 PERSIPURA vs PELITA JAYA
20-07-2010 PERSEBAYA vs SRIWIJAYA FC
21-07-2010 PERSIK vs PERSIJA
22-07-2010 PERSIB vs AREMA

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
 
Copyright 2010 Bonek Clothing